Dinkes Gunungkidul menyebut hingga saat ini baru 25 persen warga yang tervaksinasi. Hal itu karena sulitnya memobilisasi sasaran penerima vaksin COVID-19.
Sebab dengan langkah tersebut masyarakat tidak hanya melindungi diri, keluarga serta anggota masyarakat, tetapi akhirnya juga turut mencegah kehancuran negara.