detikNews Tatib Ganjal Gus Ipul Rencana Gus Ipul mundur dari pencalonan tepat. Kalau pun maju, Ipul juga akan terganjal tatib. Senin, 18 Apr 2005 15:28 WIB
detikNews Saifullah Mundur dari Pencalonan, Alwi Siap Pimpin PKB Setelah 11 kiai sepuh membuat pernyataan muktamar ke 2 PKB tidak sah, Saifullah Yusuf, berencana mundur dari pencalonan Ketum PKB. Senin, 18 Apr 2005 14:55 WIB
detikNews Ipul Tolak Muktamar PKB Tandingan Setelah beberapa hari terakhir menutup diri, Saifullah Yusuf akhirnya muncul dan buka suara.Ia mengaku tak akan membuat muktamar tandingan PKB. Senin, 18 Apr 2005 13:23 WIB
detikNews Dukung Ali Masykur, 13 DPC Tolak Ketum PKB Dipilih Aklamasi Sebanyak 13 DPC PKB yang malu-malu mendukung Ali Masykur Musa sebagai calon ketum dewan tanfidz menolak pemilihan model aklamasi. Takut kalah? Senin, 18 Apr 2005 00:49 WIB
detikNews Pengamat: Gus Dur Tak Bisa Lagi Mengklaim Didukung Kiai Terpilihnya Gus Dur secara aklamasi sebagai Ketua umum Dewan Syuro PKB dinilai akan kian meruncingkan hubungan Gus Dur dengan kiai-kiai sepuh NU. Minggu, 17 Apr 2005 23:50 WIB
detikNews Protes Pengangkatan Gus Dur, 10 DPW PKB 'Boikot' Muktamar Pengangkatan Gus Dur secara aklamasi sebagai Ketum Dewan Syuro PKB diprotes 10 DPW PKB. Mereka menyatakan menarik diri dari Muktamar II PKB. Minggu, 17 Apr 2005 22:30 WIB
detikNews Gus Dur Tolak Gus Ipul Gus Dur telah disahkan sebagai ketua Dewan Syuro DPP PKB 2005-2010. Namun, Gus Dur tetap menolak pencalonan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Minggu, 17 Apr 2005 18:16 WIB
detikNews Ipul Mengaku di Belakang Gus Dur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tidak bersedia dicalonkan satu paket dengan KH Ma'ruf Amin. Ipul tetap mendukung Gus Dur sebagai ketua Dewan Syuro. Minggu, 17 Apr 2005 17:48 WIB
detikNews Gus Dur Jawab Cak Anam, Sidang Muktamar PKB Ricuh Sidang sesi II pembacaan pemandangan umum DPW PKB ricuh. Kericuhan berawal dari jawaban Gus Dur terhadap keluhan Cak Anam. Minggu, 17 Apr 2005 16:59 WIB
detikNews Poros Langitan: Muktamar II PKB Cacat Hukum Kiai sepuh poros Langitan menilai Muktamar II PKB cacat hukum. Muktamirin diminta menyadari. Minggu, 17 Apr 2005 15:38 WIB