Kangen dengan nasi goreng Bali yang harum dengan aroma serai? Atau ingin mencicip bebek betutu, ikan panggang jimbaran serta lawar? Tak perlu tiket mahal untuk terbang ke Bali, kunjungi saja festival masakan Bali yang digelar selama dua minggu ini.
Saya pelajar asal indo, rindu masakan rumah saya sering sekali masak sendiri. Tapi kendala adalah dibumbu yang tidak lengkap kalau pun ada harganya mahal.
Nggak tahu beda jahe dan lengkuas? Ingin bisa membuat lapis Surabaya sekelas bakery atau membuat nasi liwet kendil khas Cianjur? Ada juga rahasia membuat pepes ikan mas duri lunak khas Sunda. Semuanya bakal dibahas di cooking class exclusive bulan Maret.
Siapa yang tak tergiur oleh cita rasa gado-gado Indonesia yang segar, kelezatan rojak Malaysia/Singapura, salad udang Vietnam dengan mie yang crispy atau salad ikan asap dengan mangga muda khas Kamboja? Hmm...yummy. Ingin tahu cara membuatnya? Intip saja di buku yang satu ini.
Cooking Class yang digelar detikfood dan Arumanis, Indonesian Culinary Arts ini tak pernah surut peserta. Grup kedua ini juga tak kalah serius dan serunya dengan grup pertama. Ada yang hasilnya gendut dan mulus, ada juga yang bolak-balik ditelepon suami (yang sudah ingin mencicip!). Nah lho!
Pastel goreng berkulit renyah, kue mangkok mekar cantik, dan baki dari lipatan daun. Semua akan dibeberkan rahasianya. Juga cara membuat tumpeng yang sesuai aturan tradisi. Tumpeng syukuran dan upacara yang berbeda isi dan tatanannya pun bisa Anda dapatkan ilmunya. Buruan saja mendaftarkan diri!
Dear detikfood, Saya kangen sekali dengan ayam goreng Ny. Suharti dan sambalnya. Bagaimana cara pembuatannya agar ayam dapat terasa empuk serta renyah?