detikNews Mahasiswa Yogya Demo BBM Lagi Mahasiswa Yogyakarta dari berbagai elemen kembali turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM. Mereka mendesak harga BBM diturunkan. Kamis, 10 Mar 2005 17:21 WIB
detikNews Demo Tolak Kenaikan BBM Masih Marak di Yogya Aksi demo menolak kenaikan harga BBM masih marak di Kota Yogyakarta. Massa memplesetkan SBY-JK menjadi rakyat Sudah Banyak Yang Jadi Korban. Rabu, 09 Mar 2005 13:02 WIB
detikNews BBM Naik, Mahasiswa Yogya 'Segel' Kantor Pertamina Ratusan mahasiswa berbagai elemen di Yogyakarta berdemo menolak kenaikan harga BBM dengan 'menyegel' kantor Pertamina di Jl Mangkubumi. Selasa, 01 Mar 2005 12:56 WIB
detikNews Tiga Kabupaten di DIY Serentak Gelar Pilkada Tiga dari lima kabupaten/kota di DIY rencananya akan menggelar Pilkada secara serentak. Anggaran dana yang dibutuhkan sebesar Rp 27,8 miliar. Kamis, 24 Feb 2005 23:05 WIB
detikNews Sambut 100 Hari, 'Korban Kebohongan SBY' Berdemo Aliansi Masyarakat Korban Kebohongan SBY-JK di Yogyakarta menggelar demonstrasi menyambut 100 hari pemerintahan SBY-Kalla."Janjimu palsu," kata mereka. Jumat, 28 Jan 2005 11:39 WIB
detikNews Anggota DPRD Gunung Kidul Ketahuan Nyoblos Dua Kali Seorang anggota DPRD Gunung Kidul DIY ketahuan mencoblos dua kali. Aksinya itu diketahui warga sehingga dilaporkan ke Panwaslu. Selasa, 21 Sep 2004 19:17 WIB
detikNews ICW Bantah Sebagai Pengirim Leaflet SBY=Soeharto ICW membantah sebagai pengirim 500 leaflet bergambar SBY dan mantan presiden Soeharto, serta 150 lembar buletin yang isinya mendeskreditkan SBY. Jumat, 27 Agu 2004 20:57 WIB
detikNews Mahasiswa UGM Adukan Leaflet SBY=Soeharto ke Panwaslu DIY Majalah Mahkamah Fak Hukum UGM mengadukan kasus leaflet SBY = Soeharto yang dikirimkan dari Jakarta ke Panwaslu Yogyakarta. Jumat, 27 Agu 2004 17:10 WIB
detikNews Baru 4 Provinsi Serahkan Perhitungan Manual Empat provinsi dan 60-an kabupaten sudah menyerahkan hasil perhitungan manual perolehan suara Pilpres putaran pertama. Senin, 19 Jul 2004 18:55 WIB
detikNews Kalla: Tuduhan Money Politics Itu Infak Sebelum Kampanye "Itu adalah sumbangan secara pribadi. Mosok memberikan sumbangan secara pribadi tidak boleh. Infak itu dari kantor perusahaan saya," kata Kalla. Rabu, 30 Jun 2004 09:58 WIB