Paviliun Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim ke-30 (COP30) Brasil terus menggencarkan negosiasi dengan negara-negara lain terkait penanganan krisis iklim.
Pemerintah Taliban kecewa tidak diundang ke KTT COP30 meski Afghanistan rentan terhadap perubahan iklim. Mereka menegaskan hak partisipasi rakyat Afghanistan.
Paus Leo mengkritik pemerintah dunia yang sejauh ini gagal memperlambat pemanasan global. Ia pun mendorong respons yang lebih kuat terhadap ancaman itu.
Pakar lingkungan Dr. Ir. Mahawan Karuniasa, MM menyarankan Presiden Prabowo tanggap perubahan iklim usai banjir Sumatera. Juga perbaiki tata kelola lingkungan.
Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet tentang penanganan bencana di Sumatera. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan iklim.
Indonesia dan China menandatangani 16 proposal proyek investasi senilai Rp 36 T. Kerja sama ini memperkuat hubungan bilateral dan mendukung pembangunan ekonomi.
Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar, hadir di COP ke-30 di Brasil, memperkenalkan gagasan 'Green Democracy' untuk transformasi berkelanjutan dan aksi iklim global.