Finalis Puteri Indonesia 2008, Raline Shah berakting secara live untuk pertama kalinya di drama musikal Timun Mas. Ia mengaku harus mengontrol performance, hal itu pun membuatnya lebih tertantang.
Berawal dari keinginan untuk kembali mengangkat dan melestarikan cerita rakyat yang mulai dilupakan oleh masyarakat, Synergism Entertainment akan menyajikan musikal salah satu cerita rakyat asal Jawa Tengah, Timun Mas.
Aktris cantik Raline Shah mengaku belum memiliki kekasih hingga kini. Bintang film '5CM' itu mengatakan masih sibuk dengan pekerjaannya sehingga belum memikirkan masalah pendamping.
Bintang film '5 Cm' Raline Shah sebenarnya punya kualitas untuk menjadi seorang calon legislatif karena dia lulusan ilmu politik di sebuah universitas di Singapura. Namun dia tidak mau mengiktui jejak selebriti lainnya yang sudah lebih dulu jadi anggota DPR.
Bagi Anda yang menonton film laris 5 Cm, pasti ingat dengan wanita cantik satu ini. Ya, Raline Shah adalah pemeran Riani yang diam-diam menyukai sahabatnya sendiri Zafran. Dalam kehidupan nyata bukan sosok seperti Zafran pria idamannya. Lantas pria seperti apa yang menarik perhatian finalis Puteri Indonesia 2008 itu?
Finalis Puteri Indonesia Raline Shah dikenal memiliki penampilan yang 'sempurna' dengan tubuh tinggi dan kulit putihnya. Namun bagi Raline, apa yang dimilikinya itu tidak bisa dikategorikan cantik. "Cantik itu sehat dari dalam," katanya.
Mengisi libur sekolah yang tinggal beberapa waktu lagi, Drama Musikal 'Timun Mas' siap digelar. Cerita rakyat ini akan tampil sangat berbeda, yaitu lebih modern.
Setelah sukses tampil dalam film '5Cm', Raline Shah kembali mengasah kemampuannya di dunia peran. Kali ini, ia tampil dalam sebuah drama musikal 'Timun Mas the Musical' arahan sutradara Rama Soeprapto.
Mengenyam pendidikan di luar negeri membuat sikap dan pandangan Raline Shah amat moderat. Juga terbuka dalam berpendapat. Ia mengaku siap mengenakan bikini paling seksi bila tim juri Puteri Indonesia memintanya. Tapi, kalau hal itu dilarang, sepatutnya Indonesia meniru Malaysia. Di sana cuma perempuan nonmuslim dan non-Melayu yang diizinkan mengikuti kontes putri-putrian di tingkat dunia.