detikNews Dua Menteri Mulai Hadiri Raker Menyusul berakhirnya kisruh DPR, para menteri mulai menghadiri undangan rapat kerja dengan komisi-komisi DPR. Rabu, 10 Nov 2004 10:13 WIB
detikNews Rapat dengan 10-an Anggota Meski dilanda kisruh, DPR tetap berusaha keras untuk bekerja, mencoba mengimbangi SBY. Tapi peserta rapatnya hanya 10,15, atau 27 orang saja. Senin, 08 Nov 2004 11:35 WIB
detikNews Raker Pemerintah-Komisi DPR Batal, RDPU Jalan Terus Meski DPR sudah mengarah ke perdamaian,namun belum ada pejabat pemerintah yang "bersedia" menghadiri raker yang digagas komisi-komisi DPR. Senin, 08 Nov 2004 10:16 WIB
detikNews Koalisi Kebangsaan Kuasai Pimpinan Komisi Meski tiga kali diboikot lima fraksi pro SBY, rapat penentuan pimpinan komisi berjalan lancar. Koalisi Kebangsaan mendominasi struktur pimpinan komisi DPR. Kamis, 28 Okt 2004 18:29 WIB
detikNews Rapat Pembagian Pimpinan Komisi DPR Deadlock Rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi mengalami deadlock saat membahas pembagian pimpinan komisi DPR. Kamis, 21 Okt 2004 18:32 WIB
detikNews Pemilihan Pimpinan Komisi DPR akan Gunakan Sistem Proporsional Pimpinan komisi cenderung akan dipilih secara proporsional, tidak perpaket seperti pemilihan pimpinan DPR beberapa waktu lalu. Senin, 18 Okt 2004 12:32 WIB
detikNews DPR 'Bagi-bagi' Ketua Komisi Senin (18/10/2004) ini digelar rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan 10 fraksi DPR. Agendanya, pembagian anggota dan ketua komisi-komisi DPR. Senin, 18 Okt 2004 10:38 WIB
detikNews Alat Kelengkapan Dewan, 11 Komisi Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi sepakat membentuk 11 komisi di DPR. Namun keputusan ini belum final, dan akan dibawa ke rapat paripurna. Kamis, 14 Okt 2004 17:15 WIB
detikNews F-PAN DPR Rapat Internal Tentukan Pimpinan Fraksi Kegiatan di gedung DPR tidak seramai kemarin. Hanya digelar rapat-rapat internal. F-PAN misalnya, menggelar rapat menentukan calon ketua fraksi. Kamis, 07 Okt 2004 13:51 WIB
detikFinance Hotel The Patra Bali Desak Dugaan Mark Up Diusut Tuntas Pihak The Patra Bali Resort dan Villas, Bali mendesak agar dugaan mark up dana renovasi hotel tersebut oleh PT Patra Jasa diselidiki hingga tuntas. Sabtu, 11 Sep 2004 00:25 WIB