Video tentang bekas vaksin bermagnet viral di berbagai platform media sosial. Disertai narasi menyesatkan bahwa vaksin COVID-19 mengandung microchip bermagnet.
Kasus bocah tewas korban ruwatan karena dianggap titisan genderuwo sangat memprihatinkan. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap warganya tak percaya takhayul.