Keruwetan bahan bakar terus terjadi. Belum juga masalah distribusi dan harga eceran minyak tanah selesai, kini giliran elpiji sulit didapatkan di Solo.
Pertamina tengah berpikir keras mengamankan pasokan elpiji guna menghindari kelangkaan. Untuk itu Pertamina berniat mengimpor elpiji 5.000-6.000 metrik ton.
Gas elpiji di sejumlah toko di wilayah Yogyakarta mulai menghilang dan langka di pasaran. Bila ada harganya pun melonjak hingga Rp 58 ribu per tabung berisi 15 kilogram.