Puluhan orang yang mengatasnamakan Kelompok Ratu Adil unjuk rasa di depan Gedung KPU Kota Surabaya. Mereka berdoa untuk 6 orang yang meninggal di aksi 22 Mei.
Polarisasi identitas hasil dari kekacauan elite menjadi penyebab warga negara sipil terbelah. Memicu intervensi aparatur negara yang bersifat militeristik.
Diperkirakan ada ribuan warga Situbondo bersiap turun jalan. Mereka akan ngelurug kantor Bawaslu di Jalan Madura dan kantor KPU Situbondo Jalan Cinderawasih.
Ketika kalian bertemu dengan Madam Wihelmina, kemungkinan itu merupakan hari saat istri dari penggagas mercusuar Pulau Biawak tersebut meninggal dunia.