Bencana banjir dahsyat melanda Jakarta di musim penghujan. Jokowi punya kostum andalan untuk menerjang terpaan hujan dan banjir Ibukota, seperti 5 peralatan ini:
Luas wilayah Jakarta yang terkena banjir pada pekan ini mencapai 41 kilometer persegi atau sekitar 8 persen dari wilayah Jakarta. Sedang tanggul jebol di Jalan Latuharhary, yang mengirim muntahan air ke Bundaran Hotel Indonesia, sudah berhasil ditutup dengan karung pasir.
Musibah tak selalu bikin buntung. Contohnya banjir besar yang sedang melanda Jakarta saat ini. Bencana itu justru jadi peluang untuk mendapatkan untung. Mulai dari pendorong gerobak sampai pedagang air mineral.
Memasuki malam hari, banjir yang meredam Jalan Panjang, Kedoya, Jakarta Barat belum juga surut. Banjir sekitar 1 meter ini belum bisa dilalui oleh kendaraan baik motor maupun mobil.
Hotel jadi target traveler untuk mengungsi selama banjir, termasuk Hotel Ciputra di Jakarta Barat. Demi menampung tamu korban banjir yang membutuhkan kamar, hotel ini tidak menerima booking untuk sementara waktu.
Bukan cuma perahu karet dan gerobak yang warga gunakan untuk mengungsi dari banjir. Ada juga perahu motor yang lazimnya kita temui di laut. Tentu saja untuk menggunakan jasa evakusi swasta tersebut, ada biaya yang harus dibayarkan.
Banjir terjadi di ring barat Mal Puri Indah, Jakarta Barat, setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya lalu lintas dari Karang Tengah ke Kembangan terputus.
Banjir yang menggenangi perumahan Green Garden di Kedoya, Jakarta Barat, hingga hari ini masih cukup tinggi. Proses evakuasi warga bahkan melibatkan pasukan Brimob yang diperbantukan oleh Mabes Polri.
Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat bak lautan. Akibatnya jalan tersebut tidak dapat di lewati kendaraan apapun selain sepeda dan pejalan kaki layaknya Car Free day.