Dunia usaha merasa kecewa terhadap pelaksanaan program 100 hari pemerintah yang sudah memasuki periode akhir (28 Januari 2010), terutama di bidang perdagangan dan industri.
Meskipun program 100 hari pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II baru berjalan 98 hari, namun pemerintah memastikan program 100 hari di sektor ekonomi dipastikan selesai 100%.
Seluruh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang menghasilkan komoditi karet berencana membangun pabrik ban kendaraan bermotor dalam rangk menghadapi Asean-Free Trade Agreement (AC-FTA). Selama ini, BUMN perkebunan itu selalu mengekspor bahan karet mentah.
Dewan Energi Nasional (DEN) mengusulkan penghentian ekspor batubara secara bertahap kepada pemerintah. Dengan adanya usulan ini diharapkan bisa memperkuat ketahanan energi nasional.
Menperin MS Hidayat optimis kinerja ekspor Indonesia ke Mesir akan meningkat hingga 20% tahun ini. Karena kedua negara berupaya melakukan peningkatan kerjasama perdagangan di berbagai sektor.
Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II akan segera memasuki hari ke 100 pada awal Februari 2010. Semua pejabat di Kementerian dan Lembaga Tinggi Non Departemen lainnya tampak sibuk bekerja sampai larut malam bahkan menjelang dini hari.
Petrokimia Gresik menggandeng Jordan Phospate Rock Mines Co Plc (JPMC) untuk membuat perusahaan patungan pembangunan pabrik berkapasitas 2000.000 ton P2O5 per tahun.
Keputusan pemerintah untuk tidak menyesuaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) akan sangat berdampak pada memburuknya risiko keuangan PT PLN (Persero) serta kemungkinan besar akan meningkatkan subsidi listrik tahun ini.