Seorang pria di Tiongkok yang tinggal di wilayah Xinjiang, yang mayoritas penduduknya muslim divonis hukuman penjara selama 6 tahun. Hukuman itu dijatuhkan lantaran pria itu menumbuhkan jenggot yang dianggap 'konyol'.
Otoritas China mengekskusi mati tiga warganya yang mendalangi serangan brutal yang menewaskan 31 orang. Mereka disebut sebagai anggota kelompok separatis setempat.
Warga Muslim China dari Xinjiang berperang bersama-sama milisi kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS. Pernyataan tersebut disampaikan Zhang Chunxian, ketua partai di Xinjiang, tempat tinggal kelompok minoritas Islam Uighur.
Otoritas Xinjiang, China menangkap beberapa ekstremis setempat yang telah menjadi anggota ISIS. Ekstremis ini ditangkap setelah pulang dari pertempuran di Suriah.
Lebih dari 450 orang tewas di wilayah konflik Xinjiang, China sepanjang tahun 2014 lalu. Dari jumlah itu, sebagian besar merupakan warga minoritas muslim Uighur.
Menteri Pendidikan China meminta universitas-universitas untuk menghindari buku pelajaran yang mempromosikan nilai-nilai Barat. Pemerintah Beijing tampaknya meningkatkan pembatasan atas kehidupan akademis.