Korut kembali meluncurkan rudal balistik dari wilayahnya pada Senin (6/1). Rudal itu dilaporkan jatuh ke perairan Laut Timur, yang juga disebut Laut Jepang.
Kepala keamanan untuk Presiden Korsel Yoon Suk Yeol menjelaskan alasan menghalangi penangkapan oleh aparat penegak hukum terkait penyelidikan darurat militer.