Pagi kedelai, sore tempe. Itulah gambaran keterangan pembunuh Angeline, Agus, yang berubah-ubah. Polisi terus mengungkap kebenaran, melalui 3 cara ini:
Polda NTT mengungkap rincian dan kronologi dugaan penyuapan yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai Australia terhadap awak kapal asal Indonesia. Uang dolar AS pecahan 100 senilai total 31 ribu turut disita sebagai barang bukti.
Polda Bali menunda pemakaman Aangeline hari ini dengan alasan berkas orangtua kandung Angeline yang masih belum lengkap. Ulama Banyuwangi berharap jenazah angeline segera dimakamkan.