Pemutusan akses layanan Jakwifi di sejumlah titik di Jakarta menuai sorotan. Pemprov DKI menjelaskan pengurangan sebaran Jakwifi karena persoalan anggaran.
"Bukan dihilangin. Titik Jakwifi menyesuaikan anggaran yang ditetapkan. Artinya karena pengurangan anggaran, jadi kuantiti berkurang," Plt Kadis Kominfotik DKI.
Sejumlah wilayah lapor Jakwifi disetop: Muara Baru Jakut, Tanah Sereal Jakbar, Jl Bangka dan Kemang-Jaksel, Jalan H Taiman Jaktim, serta Kalibaru Timur-Jakpus.
Pemerintah melaporkan kasus baru COVID-19 hari ini terdata ada penambahan sebanyak 488 kasus dari 34 provinsi di RI. Provinsi yang paling banyak adalah DKI.