detikNews MUI: Hindari Ujaran Kebencian di Media Sosial! MUI meminta masyarakat tak menyebarkan ujaran kebencian di media sosial. Sabtu, 03 Jun 2017 06:57 WIB
detikNews MUI: Persekusi Tak Boleh Dilakukan Kelompok Masyarakat Waketum MUI menolak adanya aksi persekusi yang dilakukan sekelompok orang. Begini pernyataan selengkapnya: Sabtu, 03 Jun 2017 05:39 WIB
detikNews Kapolrestabes Surabaya: Tugas Kita Bersama Memperkuat Pancasila Pada era keterbukaan saat ini, Pancasila terus mendapat rongrongan. Adalah tugas kita bersama untuk mempertahankan dan memperkuat Pancasila. Jumat, 02 Jun 2017 19:23 WIB
detikNews KPAI: Anak Juga Perlu Diedukasi Soal Penggunaan Media Sosial KPAI akan ikut memulihkan kondisi remaja M (15) yang menjadi korban persekusi atau perburuan oleh sekelompok orang. Jumat, 02 Jun 2017 14:23 WIB
detikNews KPAI Kecam Persekusi terhadap Anak: Jangan Main Hakim Sendiri Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam tindakan persekusi atau perburuan sewenang-wenang terhadap remaja di Cipinang, Jaktim. Jumat, 02 Jun 2017 13:09 WIB
detikNews Pengacara: Ustaz Alfian Tanjung Merasa Benar Abdullah Al Katiri menyebut kliennya Ustaz Alfian Tanjung merasa tidak bersalah dengan ceramah yang disampaikannya di Masjid Mujahidin, Surabaya. Jumat, 02 Jun 2017 07:50 WIB
detikNews Alfian Tanjung Tersangka, Pengacara Konsolidasi dengan Ulama Salah satu langkah dari pengacara Alfian Tanjung adalah dengan menggalang dukungan dari para ulama. Kamis, 01 Jun 2017 16:02 WIB
detikNews Tokoh Lintas Agama Banyuwangi Kompak Serukan Pentingnya Pancasila Di peringatan Hari Lahir Pancasila, para tokoh agama di Banyuwangi saling kompak menyerukan pentingnya menjaga dan mengamalkan Pancasila. Apa kata mereka? Kamis, 01 Jun 2017 14:20 WIB
detikNews Soal Cuitan Alfian Tanjung, PDIP: Kayak Orang Mengigau PDIP membantah tudingan Alfian. PDIP menganggap cuitan Alfian bak orang melantur. Kamis, 01 Jun 2017 10:55 WIB
detikNews Pengacara Sebut Ceramah 'PKI' Alfian Tanjung Ingatkan Bahaya Laten Kuasa hukum Ustaz Alfian Tanjung, Abdullah Alkatiri menyebut cuitan kliennya tak bermuatan ujaran kebencian (hate speech). Kamis, 01 Jun 2017 03:38 WIB