Toko buku yang traveler temui mungkin terkesan biasa, dengan buku tertumpuk di segala sisi. Namun ada beberapa toko buku yang punya sejarah saat pembangunannya.
Pada hari yang nahas itu, jauh petang baru Pak Maikel dan istrinya pulang. Saya dan istri segera menyambanginya. Wajah Pak Maikel tampak tegang. Matanya merah.
Tak hanya pohon tumbang, hujan deras dan angin di Kota Yogyakarta menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan. Di antaranya plafon Kepatihan DIY yang ambrol.