Jatuhnya rezim Assa di Suriah dengan sangat cepat memicu kekhawatiran sejumlah negara soal siapa yang akan mengisi kekosongan kepemimpinan di negara itu.
Otoritas Qatar mengungkapkan para pemimpin Hamas sedang tidak berada di Doha, namun ditegaskan bahwa kantor biro politik Hamas belum ditutup secara permanen.