detikNews SBY Masuk Nominasi Nobel Wah ternyata hebat juga Presiden kita ini, SBY dinominasikan untuk mendapat Nobel perdamaian oleh anggota Kongres AS. Selamat Pak! Minggu, 29 Jan 2006 19:10 WIB
detikNews Mendagri: GAM Bisa Ikut Pilkada Lewat Parpol yang Ada Menteri Dalam Negeri Moh Ma'ruf meminta partai politik (parpol) untuk menampung para mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) agar dapat mengikuti pelaksanaan Pilkada NAD. Jumat, 27 Jan 2006 17:33 WIB
detikNews RUU Aceh Akan Diserahkan ke DPR Besok Pemerintah akhirnya menuntaskan penyusunan RUU tentang Pemerintahan Aceh. Jika besok ditandatangani presiden maka bisa langsung diserahkan ke DPR. Rabu, 25 Jan 2006 22:50 WIB
detikNews RUU Aceh Diserahkan DPR Kamis Pemerintah akhirnya menuntaskan penyusunan RUU tentang Pemerintahan Aceh dan siap menyerahkannya pada DPR-RI. Rabu, 25 Jan 2006 17:54 WIB
detikNews Dana Reintegrasi GAM Bermasalah Pembagian dana reintegrasi untuk mantan tapol GAM menuai persoalan. Banyak mantan tapol GAM belum mengantongi dana reintegrasi ini. Rabu, 25 Jan 2006 01:47 WIB
detikNews Sambut Kalla, Pimpinan GAM Minta Komitmen Soal MoU Pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) meminta pemerintah Indonesia tetap berkomitmen pada nota kesepahaman yang sudah disepakati di Finlandia. Sabtu, 21 Jan 2006 23:10 WIB
detikNews FPDIP: Perjanjian GAM-Malaysia Langgar UUD 1945 GAM menjalin kerjasama dengan perusahaan pengangkutan laut Malaysia. Kerjasama itu pun menunai kritik karena dinilai melanggar UUD 1945. Selasa, 17 Jan 2006 14:56 WIB
detikNews Wapres Akan Lawat Emir Kuwait Wapres akan melawat Emir Kuwait Sheik Jaber-al Ahmed al Sabah. Ini merupakan kunjungan ke luar negeri yang berangkat hari ini. Selasa, 17 Jan 2006 06:05 WIB
detikNews Tidak Ada Perjanjian Angkutan Laut antara GAM dan Malaysia Mensesneg membantah adanya perjanjian angkutan laut antara GAM dengan Malaysia. Perjanjian Yang ada adalah kerja sama perbatasan. Selasa, 17 Jan 2006 00:35 WIB
detikNews Kesepakatan GAM-Malaysia Salahi MoU Helsinki Aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) meneken kerjasama dengan perusahaan pengangkutan laut Malaysia. Tapi langkah itu dinilai melanggar MoU Helsinki. Senin, 16 Jan 2006 12:31 WIB