Kelompok Houthi marah atas serangan militer AS dan sekutunya, Inggris, terhadap wilayah Yaman yang sebagian besar dikuasai kelompok pemberontak tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia menentang pembentukan negara Palestina setelah perang berakhir. Hal ini sudah ia sampaikan juga ke AS.