Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar acara halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Dua pimpinan KPK nonaktif, Chandra M Hamzah dan Bibit Samat Rianto, menghadiri acara tersebut.
Tim 5 yang dibentuk Presiden SBY guna memilihlt pimpinan KPK masih bekerja. Siapa pun orangnya yang dipilih, Plt pimpinan KPK harus mengetahui roh pemberantasan korupsi. Erry Riyana dan Tumpak Panggabean dinilai cocok jadi Plt.
Kelangsungan KPK tengah berada di ujung tanduk pascapenetapan Chandra dan Bibit sebagai tersangka penyalahgunaan wewenang dalam menangani kasus PT Masaro. Pegawai KPK pun akan membuat petisi terhadap Presiden SBy guna menyelamatkan KPK.
Kita semua berharap kasus penetapan tersangka dua pimpinan KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah tidak melemahkan kinerja KPK. Untuk itu kita tetap berharap dan mendukung KPK terus semangat memberantas korupsi di Indonesia.
KPK sedang berduka. Setelah ketuanya, Antasari Azhar menjadi tersangka kasus pembunuhan, kini dua pimpinan lainnya juga menjadi tersangka. Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri atas tuduhan penyalahgunaan wewenang.
Penetapan status tersangka kepada dua petinggi KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto dirasa janggal. Sebab ekduanya belum mendapatkan surat penetapan sebagai tersangka oleh Mabes Polri.
Beredar isu Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto akan mundur dari komisioner KPK lantaran ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. KPK pun akan menggelar rapat membahas masalah ini.
Semua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kecewa berat dengan ditetapkannya dua petinggi KPK, Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Mereka tidak percaya dengan status tersangka ini.