Lebih dari sepekan demonstrasi antipemerintah Hosni Mubarak di Mesir berlangsung. Mubarak yang diminta turun dan angkat kaki masih bertahan. Bertahannya Mubarak ditengarai karena AS yang masih ragu bersikap.
Konflik Mesir belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Kondisi ini menjadi perhatian khusus negara-negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Indonesia selalu memantau perkembangan Mesir dan dampaknya.
Penguatan IHSG bisa saja sesaat karena memanfaatkan momentum rilis data inflasi dan positifnya bursa global namun, investor tetap waspada bila sinyal profit taking mulai masuk.
Apa yang terjadi Mesir saat ini juga pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1998 lalu. Pemerintah yang sedang berkuasa dipaksa turun di tengah jalan oleh demontran. Indonesia, Tunisia lalu apakah Mesir juga akan mengalami hal yang sama.
Demontrasi menuntut pemerintah berkuasa mundur kembali terjadi di Yaman. Puluhan ribu massa turun ke jalan di kota Sanaa, Ibukota Yaman. Mereka menuntut Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh turun dari tahtanya.
Wall Street ditutup flat. Memanasnya situasi politik di Mesir membuat laju penguatan saham-saham yang sudah terjadi sebelumnya terjadi menjadi terhambat.