Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengkritik komunitas internasional yang belum memprioritaskan gencatan senjata demi mengakhiri pertempuran di Gaza.
Rusia menyebut voting ini "salah satu hari paling kelam" dan menuduh AS menjatuhkan "hukuman mati bagi puluhan ribu warga sipil di Palestina dan Israel."