KRL yang bertabrakan dengan tangki BBM di Bintaro sempat beberapa kali memperlambat lajunya. Ratna (33) merupakan salah satu korban selamat dari 'tragedi Bintaro kedua' tersebut.
Kementerian Perhubungan siap bertanggung jawab atas kecelakaan maut yang melibatkan kereta dan truk tangki pengakut BBM. Data pemerintah mencatat ada lima orang tewas dalam inseden ini.
Kecelakaan tabrakan KRL dengan truk tangki BBM di Bintaro, Jaksel siang tadi menimbulkan korban yag tidak sedikit. Selain korban tewas 5 orang, data terbaru menyebutkan korban luka mencapai 91 orang.
PT Pertamina mengaku ikut bertanggung jawab atas peristiwa kecelakaan kereta api commuterline dengan truk pengangkut bahan bakar. Biaya perawatan korban akan ditanggung sepenuhnya.
Salah seorang korban tewas kecelakaan tabrakan kereta, Senin sore, tiba di RS Polri, Jakarta Timur. Korban dievakuasi dalam kondisi hangus di kabin depan kereta api dan langsung menjalani identifikasi forensik
Proses penyelidikan penyebab tabrakan KRL vs truk tangki di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, dimulai. Polisi mulai menanyai saksi-saksi terkait tabrakan yang menyebabkan lima orang tewas ini.
Kereta Api Indonesia memastikan bahwa segala faktor safety sudah dilakukan. Di pintu perlintasan, sirine sudah dibunyikan dan palang pintu sudah diturunkan setengah. Saat itu truk BBM nekat masuk.
Sebanyak 5 orang korban luka kecelakaan KRL vs truk tangki BBM di Bintaro dirawat di RS Pusat Pertamina, termasuk sopir dan kernet truk. Setelah menjalani perawatan intensif, satu orang diperbolehkan pulang.
Tercatat lima orang menjadi korban tewas dalam kecelakaan antara KRL Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki yang mengangkut BBM di Bintaro. Sesaat setelah tubrukan terjadi, api masuk ke gerbong paling depan.