Doktor teknik termuda di Indonesia, Arief Setiawan lulus sarjana dengan IPK 3,93 dan sempat berjualan pisang. Kini Arief menggapai mimpinya menjadi miliarder.
Tak seberapa memang hasil penjualan laptop itu. Hanya berjumlah sedikit lebih banyak dari Rp 1 juta. Padahal untuk mendaftar waktu itu lebih dari Rp 4 juta.
Toga yang dia pakai itu kemudian membawa kembali memori saat awal menginjakkan kaki di kampusnya. Saat itu kedua kalinya dia lulus dalam seleksi masuk PTN.
Lika-liku hidup Yuniati Suryoatmojo (36) menemukan Islam memang panjang. Mulai dari pergi dari rumah, diperalat, hingga akhirnya menemukan cinta di Tanah Abang.