Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengaku impor BBM 2012 memicu defisit neraca perdagangan migas US$ 4,8 miliar. Hal tersebut bisa saja terjadi di 2013 kalau harga minyak dunia dan konsumsi BBM terus merangkak naik di 2013.
Neraca Perdagangan Indonesia mengalami defisit karena nilai impor yang lebih besar dari ekspor. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengganggap ini adalah situasi yang sudah kritis.
Mendag Gita Wirjawan menyatakan impor produk bahan baku dan barang modal masih sangat diperlukan. Pasalnya, hal tersebut harus dilakukan untuk investasi pabrik baru di Indonesia.
Mendag Gita Wirjawan punya alasan memperketat prosedur dan proses impor telepon selular, komputer genggam (handheld) dan komputer tablet mulai 1 Januari 2013.
Kasus bakso mengandung daging babi di Jakarta menjadi perhatian pemerintah pusat. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa angkat bicara soal kasus sensitif tersebut.
WTO sudah mendapatkan pemberitahuan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan Sementara (BMTPS) sebesar 20% untuk produk terigu impor yang akan dilakukan Indonesia.
Aptindo menantang ekspotir terigu impor yang keberatan dengan BMTPS, termasuk eksportir dari Turki membawa masalah ini ke organisasi Perdagangan Dunia (WTO).