Ketika COVID-19 melanda Maroko, kota biru Chefchaouen tidak mencatatkan kasus virus Corona. Kota biru itu juga bisa rehat sejenak dari kesibukan turis.
Pertumbuhan negatif yang semakin kecil indikasi bahwa perekonomian berjalan lebih baik, tapi bukan berarti sudah terjadi pemulihan menuju pertumbuhan positif.