Saham-saham di Wall Street tk mampu berbuat banyak setelah harga minyak kembali turun. Wall Street juga dibayangi oleh pelemahan ekonomi dunia, dengan fokus di Eropa.
Pasar saham dalam negeri masih menanti sentimen segar di tengah fluktuasi yang terjadi pasar global. Indeks Harga Saham Gabungan harus bisa melewati tekanan dari faktor eksternal.
IHSG di akhir pekan ini bergerak sangat bergejolak naik turun, sebelum akhirnya ditutup menguat 21 poin. Nilai transaksi cukup besar dengan investor asing mencatat net buy.
Harga minyak kembali melonjak setelah badai tropis Gustav diperkirakan menuju fasilitas perminyakan di teluk Meksiko. Saham-saham energi pun kembali melonjak dan mendongkrak Wall Street.