Serangan Israel kembali menghantam pinggiran selatan Beirut, ibu kota Lebanon. Tel Aviv mengklaim serangannya menargetkan depot senjata bawah tanah Hizbullah.
Beginilah pemandangan di sebuah pusat penampungan di Chouf, Lebanon. Ini dianggap tempat untuk merasa normal di tengah situasi konflik Israel dan Lebanon.
Pemerintah Lebanon tidak mampu membendung eskalasi konflik Hizbullah-Israel. Setelah perang saudara dan krisis, Hizbullah muncul sebagai negara dalam negara.
Israel melancarkan serangan darat dan udara ke Lebanon, menargetkan Hizbullah. Operasi ini dianggap terbatas, namun situasi di lapangan tetap berisiko.
Saat Israel terus menggempur Lebanon, otoritas Jerman mengevakuasi para staf diplomatik beserta keluarga dan beberapa warga dengan kondisi kesehatan buruk.