Agus Supriyono (47) dan Adi Sancoko (37) ditangkap karena membeli BBM dengan jumlah tak wajar. BBM jenis premium itu dijual kembali kepada warga Malang Selatan.
Pemerintah terus menggodok proposal reformasi subsidi energi melalui pengurangan penjualan bahan bakar minyak beroktan rendah, yakni Pertalite dan Premium.
Kebutuhan BBM untuk nelayan di pelabuhan Krui sekitar 80 ton/hari atau kisaran 20 liter/hari untuk setiap motor nelayan. Mereka mengambil BBM di kios pengecer.
Masyarakat masih bisa menikmati Premium di Tangsel, seperti di SPBU Pondok Cabe, Cirendeu, Rawa Buntu Pondok Jagung, Ciputat, Pamulang, dan Sawah Lama.