Tren elektabilitas Partai Golkar pasca-munaslub disebut stagnan. Jika mau meraup suara besar di Pileg 2019, Golkar dinilai harus jadikan kader sebagai cawapres.
Pasca-Munaslub Golkar yang mengesahkan Airlangga Hartarto sebagai ketum, ternyata partai berlambang pohon beringin itu belum mendapatkan hasil yang memuaskan.
Partai Golkar akan melakukan rotasi pada alat kelengkapan dewan di DPR. Menurut Ketua Fraksi Golkar Melchias Markus Mekeng, rotasi itu adalah hal yang wajar.
Jusuf Kalla menyebut Ketum Golkar Airlangga Hartarto memiliki banyak hal yang cocok untuk mendapingi Jokowi pada Pilpres 2019. Namun Airlangga harus berusaha.