Bentrokan yang terjadi di depan Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dinilai sebagai aksi premanisme. Untuk itu polisi ditantang untuk memberantas preman hingga ke akarnya.
Penyalahgunaan teknologi oleh kaum muda kembali terjadi. Sebuah aktivitas mesum mahasiswa di sebuah universitas terekam dalam video dan disiarkan online. Parahnya, yang menyebarkan ternyata teman sekampusnya sendiri. Astaga!
Sidang kasus Blowfish yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan hampir selalu diwarnai dengan bentrokan. Bahkan bentrokan terakhir menyebabkan sejumlah orang tewas. Ke depan, sidang kasus itu akan digelar di tempat yang lebih aman.
Bentrokan dua kelompok di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera, mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan di Jakarta. Akibatnya, banyak terdakwa yang hendak sidang terjebak dalam kemacetan itu. Semua sidang terpaksa ditunda.
Salah satu TKP bentrokan dua kelompok massa menjelang sidang Blowfish di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, adalah persis di depan kantor PT Medco, Jl Ampera Raya. Lokasi itu kini diberi garis polisi.
3 Orang meninggal dalam bentrok dua kelompok massa di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya. Sementara satu orang kritis karena terluka parah.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Edy ternyata juga terkena tembakan saat bentrokan dua massa di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pecah. Beruntung, Gatot hanya terkena serempetan peluru saja.