Diungkapkan Anthony, Grab juga mengalokasikan sebagian karyawannya ke layanan pengiriman barang dan makanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang meningkat.
Seorang pebisnis di Delhi, India, putus asa karena bisnis terpuruk akibat lockdown. Ingin bunuh diri tapi takut, dia pun membayar orang untuk membunuhnya.
"Ini kondisinya sebenarnya teman-teman nggak menyangka. Sama sekali nggak menyangka. Padahal sebelumnya sudah ada yg ancang-ancang untuk merumahkan," katanya.