Meski audisi telah berlangsung tiga hari, namun belum ada calon menteri yang ke Cikeas. Hingga kini sesi audisi reshuffle KIB II masih untuk posisi calon wakil menteri.
Menlu Marty Natalegawa menyambut baik penunjukkan Wardana sebagai Wamenlu yang baru. Wardana dinilai sebagai sosok yang tepat memikul tanggung jawab itu.
Penambahan kursi wamen harus benar-benar dipertimbangkan. Jika kinerja menteri tidak bagus, maka seharusnya menterinya yang diganti dan bukan dengan menambah wakil menteri.
Menjelang reshuffle kabinet, Presiden SBY menambah banyak kursi untuk wakil menteri. Kebijakan ini dinilai tidak efisien karena mempergemuk birokrasi sehingga koordinasi semakin panjang.
Penambahan beberapa wakil menteri baru dinilai hanya akan membuat kabinet makin gemuk dan makin boros. Posisi ini dinilai tidak efisien dan efektif untuk meningkatkan kinerja di pemerintahan.
Pemilihan wakil menteri (wamen) baru oleh Presiden SBY dipertanyakan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduga posisi Wamen bukan berdasarkan kebutuhan tapi keinginan.
Posisi wakil menteri di dalam kementerian luar negeri (Wamenlu) tidak bertambah. Jadi, Wardana yang sudah dipanggil SBY memang untuk menggantikan Triono Wibowo sebagai Wamenlu.
Mantan Dubes RI di Singapura Wardana dipilih Presiden SBY menjadi wakil menteri luar negeri. Wardana pun mengaku siap mengemban jabatan itu. Dia akan mempromosikan ekonomi Indonesia.