Go-Jek dipastikan sedang berencana melakukan ekspansi ke Asia Tenggara. Mereka memang makin panas setelah Grab jadi pemain tunggal di wilayah tersebut.
Aksi Grab yang memperkuat diri dengan mencaplok Uber bisa semakin memanas-manasi Go-Jek agar tak cuma jago kandang dan segera ekspansi ke luar Indonesia.
Uber telah tumbang setelah diakuisisi Grab. Kini, lawan berat Grab tinggal Go-Jek yang sejauh ini masih nyaman hanya bermain di kandang sendiri, Indonesia.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha mencatat potensi USD 2 miliar atau sekitar Rp 27,5 triliun pada transaksi merger akuisisi yang dilakukan Grab terhadap Uber.
Bisnis Uber di Asia Tenggara telah resmi dibeli oleh Grab. Tentu hal ini menimbulkan kecemasan pada para karyawan Uber di wilayah itu. Apa kata CEO Uber?