Militer AS melancarkan serangan udara terhadap wilayah Suriah, setelah dua serangan roket menargetkan pangkalan yang menampung pasukan Amerika dan koalisi.
Israel mengklaim serangan jet tempurnya berhasil menghancurkan 1.000 barel peluncur roket milik Hizbullah, yang akan digunakan untuk menyerang Tel Aviv.