Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kasus peretasan sistem BI-Fast yang disebut merugikan nasabah hingga Rp 200 miliar tidak dilakukan secara individu.
Aktor Dude Harlino menyampaikan keprihatinannya soal keluh kesah para lender atau pemberi pinjaman dari Dana Syariah Indonesia (DSI) setelah kasus gagal bayar.