Bagaimana mungkin sebuah masyarakat yang terdiri dari 115 pria, wanita, dan anak-anak lenyap begitu saja? Ini adalah pertanyaan yang menghantui sejarawan
Jaksa Agung ST Burhanuddin dinobatkan sebagai best institutional leaders. Dia dipilih karena membawa Kejaksaan RI sebagai lembaga penegak hukum yang lebih baik.