Latihan militer yang diyakini bakal ikut mengundang mata-mata Cina itu akan berlangsung 3 pekan, dan digelar pada saat PM Anthony Albanese melawat ke Beijing.
Saat Amerika Serikat makin terlibat di konflik Timur Tengah, China mengamati dengan cermat untuk melihat dampak ekonomi dan mencari peluang pengaruh diplomatik.