Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi ke Kejaksaan Agung. MAKI mengapresiasi Presiden Prabowo atas pengendalian perkara.
Perubahan status penahanan Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah menuai kritik. KPK dibandingkan dengan penanganan Lukas Enembe yang ditolak permohonannya.