Pengerjaan tersebut akan dimulai tanggal 29 September dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2021 dengan total pelaksanaan pengerjaan selama 15 bulan.
Uang tersebut untuk biaya ganti rugi atas dampak yang disebabkan banjir lumpur panas Sidoarjo yang juga dikenal dengan sebutan Lumpur Lapindo di Jawa Timur.