Sederet pakar dari berbagai negara mengungkapkan dampak dari perang AS-Iran yang masih berlangsung. Pakar menyebut, krisis pangan global tengah mengancam.
Trump melontarkan ancaman vulgar agar Teheran membuka Selat Hormuz. Rezim Iran membalas dan kembali menyerang infrastruktur sipil di negara-negara Teluk.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan perang kali ini didasari atas kebohongan yang disuarakan oleh Amerika Serikat (AS).