Akibat pemberitaan seputar formalin, produksi 30-40 persen UKM di Jateng terhambat. Untuk itu, BPOM harus memperjelas UKM mana yang memakai zat berbahaya itu.
Maraknya penggunaan formalin di pasaran mendorong masyarakat mengerem pembelian tahu dan mie basah. Akibatnya pedagang pun menjerit. Omzet mereka turun tajam hingga 50 persen.