Saham-saham di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Jumat (20/2/2026) setelah Mahkamah Agung AS memutuskan menolak kebijakan tarif Donald Trump.
Gubernur BI Perry Warjiyo memastikan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika politik. Ia berkomitmen mendorong rupiah lebih kuat terhadap dolar AS.