Sekretaris Tim Independen Hikmahanto Juwana mengatakan polemik perlu tidaknya calon Kepala Kepolisian RI yang berstatus tersangka dilantik tak diantisipasi saat UU nomor 2 tahun 2002 tentang Polri disusun.
Presiden Joko Widodo menghadapi tekanan cukup berat dari partai pendukungnya terkait nasib calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Posisi Jokowi memang dilematis di tengah dorongan pelantikan Komjen Budi dan misi besar penyelamatan KPK dan penegakan pemberantasan korupsi.
Presiden Jokowi hingga kini tak menandatangani Keppres untuk meresmikan tim independen. Namun Jimly Asshidiqqie yang merupakan salah satu anggotanya tetap akan memberi masukan.
Pada masa kampanye pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mei 2014 lalu, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla sempat merencanakan penataan institusi Kepolisian Negara RI.
Sejumlah kalangan menyebutkan solusi yang bisa diambil yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus turun tangan dengan membatalkan pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Presiden Joko Widodo siang ini memanggil 9 anggota Tim Independen penuntasan kasus cicak vs buaya jilid III. Tim Independen menyarankan Presiden Jokowi membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri, tunggu apa lagi Pak Presiden?
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama‎ (PBNU) Said Aqil Siradj menyayangkan kisruh KPK dan Polri. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus mengambil langkah tegas.
Konflik antara Kepolisian RI dan KPK mewarnai usia 100 hari Presiden Joko Widodo. Perseteruan bermula saat Presiden mengajukan Komjen Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian RI.
Di hari ke-100 kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat 'kado' dalam bungkus yang kurang menarik. Kado itu adalah sebuah tanda tanya besar, apakah Jokowi mampu melepaskan predikat petugas partai dan menjalankan janji tunduk kepada rakyat dan konstitusi?