Masuknya militer ke Papua disinyalir sebagai indikasi pengalihan isu separatis menjadi isu teroris. Apalagi Densus 88 Antiteror sudah stand by di sana.
Tuntutan hukuman seumur hidup terhadap Pollycarpus Budihari Prijanto dinilai tidak memuaskan. Polly dianggap hanya kambing hitam belaka. Dikhawatirkan negara melindungi dalang kasus pembunuhan Munir.
Untuk mematikan aksi terorisme, BIN tak segan-segan menyusup ke kelompok-kelompok Islam radikal. BIN akan meng-obok-obok dan menciptakan konflik internal.
Lagi-lagi nama Tamsil Linrung dicabut untuk praktek calo di DPR. Jika sebelumnya namanya masuk dalam dokumen calo pencairan dana bencana, kini namanya 'dipinjam' dalam kasus percaloan yang lain.