PM Thailand, Prayuth Chan-O-Cha, mengungkapkan dirinya menerima surat dari pemimpin junta militer Myanmar yang isinya meminta bantuan untuk mendukung demokrasi.
Kantor partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) di Yangon digerebek militer pada Selasa (9/2) malam. NLD menjelaskan penggerebekan sekitar pukul 10 malam.