Pihak kepolisian telah mengidentifikasi dua orang pelaku pembacokan pada anggota organisasi masyarakat (Ormas) FBR di Pulogadung, Jaktim. Korban mendapatkan luka tusuk senjata tajam di perutnya.
Polisi sebenarnya akan memeriksakan kejiwaan Fasikun (59), pelaku pembacokan 17 penumpang KM Lambelu pada Senin (6/5/2013) lalu. Namun, pelaku meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit akibat penyakit dalam yang diderita.
Pelaku pembacokan 17 penumpang KM Lambelu meninggal dunia. Fasikun (59) tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit setelah ditemukan teman satu sel mengalami kejang kejang.
Polisi masih kesulitan mengungkap motif Fasikun melakukan pembacokan terhadap penumpang KM Lambelu. Kesulitan mengungkap motif itu datang dari Fasikun sendiri.
Fasikun, pelaku pembacokan di KM Lambelu yang melukai 17 penumpang itu benjut. Polisi belum berhasil mengungkap latar belakang penyebab mengamuknya pria berumur 59 tahun itu.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni siap menanggung penuh biaya pengobatan 17 penumpang KM Lambelu yang menjadi korban pembacokan seorang penumpang yang mengamuk.
Polisi memastikan jumlah korban luka bacok di kapal KM Lambelu berjumlah 17 orang. 15 korban dirawat di RS PHC dan 2 lainnya diperiksa di Polres Tanjung Perak. Pelaku pembacokan masih diperiksa.