AS masih tak tertandingi dalam aspek kekuatan militer global. Namun, blokade Iran di Selat Hormuz memunculkan pertanyaan peran AS sebagai pelindung perdagangan.
Kesepakatan gencatan senjata sudah tercapai antara AS dan Iran. Kedua pihak mengkonfirmasi rencana untuk mengakhiri pertempuran dan membuka Selat Hormuz.
Presiden Korsel Lee Jae Myung mendesak Presiden Trump untuk membantunya berdamai dengan Korut, "seperti halnya ia telah menyelesaikan konflik di Timur Tengah".
Harapan muncul seiring kesepakatan AS-Iran untuk membuka aktivitas pelayaran Selat Hormuz. Tapi ranjau liar, premi asuransi membuat normalisasi masih jauh.
Perdamaian AS-Iran 2026 dinilai lebih sebagai strategi AS menjaga stabilitas energi global, sementara konflik Israel dan isu nuklir Iran tetap belum selesai.
Proyek ballroom baru di Gedung Putih menuai kritik karena biaya melonjak hingga US$ 600 juta, sebagian besar dari dana publik, bertentangan dengan janji Trump.